BAB 1 (POTENSI INDONESIA MENJADI NEGARA MAJU)
a. Letak Indonesia dapat dilihat dari tujuh tinjauan,
yaitu letak astronomis, geografis, geologis, geomorfologis, maritime, ekonomis,
dan sosiokultural.
b. Letak astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis
lintang dan garis bujur yang akan membentuk suatu titik koordinat. Secara astronomis, Indonesia terletak pada 6LU-11LS dan
95BT-141BT. Keuntungan letak astronomis
Indonesia adalah berada pada wilayah tropis.
c. Letak geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari
kenyataan di bumi atau posisi daerah itu pada pola bumi dibandingkan dengan
posisi lain. Secara
geografis, Indonesia terletak diantara 2 samudra dan 2 benua. Keuntungan
letak geografis Indonesia adalah berada pada jalur pelayaran internasional.
d. Letak geologis adalah letak suatu daerah atau Negara
berdasarkan struktur batu-batuan yang ada pada kulit buminya. Secara geologis, Indonesia berada pada jalur-jalur
pegunungan. Keuntungan letak geologis
Indonesia adalah beragamnya potensi mineral dan energy.
e.
Letak
geomorfologis adalah letak berdasarkan morfologi suatu tempat di muka bumi
f.
Letak
maritimem adalah letak suatu tempat ditinaju dari sudut kelautan.
g.
Letak
ekonomis adalah letak suatu Negara ditinjau dari jalur dankehidupan ekonomi
Negara tersebut terhadap Negara lain.
h.
Letak
sosiakultural adalah letak berdasarkan keadaan social dan budaya daerah yang
bersangkutan terhadap daerah di sekelilinginya.
i.
Potensi
yang terdapat di wilayah Indonesia dibagi menjadi 3, yaitu potensi alam wilayah
daratan, potensi alam wilayah perairan, potensi alam wilayah udara.
j. Tenaga kerja adalah penduduk yang tela memasuki usia
kerja, baik yang sudah bekerja maupun yang aktif mencari kerja, serta yang
masih mau dan mampu melakukan pekerjaan.
BAB
2 (PERKEMBANGAN MASYARKAT INDONESIA MENUJU NEGARA MAJU)
a.
Tingkat laju pertumbuhan penduduk :
·
Tinggi (jika mencapai angka >2%)
·
Sedang (antara 1 dan 2%)
·
Rendah (<1%)
Laju
pertumbuhan penduduk Indonesia tergolong sedang (antara 1 dan 2 %)
b.
Dampak Pertumbuhan Penduduk
1. Dampak positif :
a. Tersedianya tenaga
kerja untuk meningkatkan produksi dalam memenuhi kebutuhan yang terus meningkat.
b. Bertambahnya
kebutuhan akan pangan,sandang dan papan sehingga berkembang jumlah dan jenis
usaha lokal.
c. Meningkatnya
investasi karena makin banyak kebutuhan manusia.
d. Meningkatnya inovasi
karena penduduk dipaksa untuk memenuhi kebutuhannya.
2. Dampak negatif :
a. Meningkatkan angka
pengangguran.
b. Meningkatnya angka
kriminal.
c. Meningkatnya angka
kemiskinan.
d. Berkurangnya lahan
untuk pertanian dan permukiman.
e. Makin banyaknya
limbah dan polusi.
f. Ketersediaan pangan
makin berkurang.
g. Kesehatan masyarakat
makin menurun.
h. Berkembangnya
pemukiman tidak layak huni.
c. Upaya Indonesia mengendalikan laju pertumbuhan penduduk
·
Progam Keluarga Berencana
·
Meningkatkan pendidikan yang diyakini akan mengubah cara
pandang tentang jumlah anak dan melakukan perencanaan keluarga yang baik.
Selain itu, pendidikan juga dapat menunda usia pernikahan sehingga mengurangi
kemungkinan untuk memiliki banyak anak.
·
Pemberdayaan generasi muda
d. Mobilitas Penduduk di Indonesia
·
Urbanisasi = perpindahan penduduk dari desa ke kota.
Faktor
pendorong : rendahnya penghasilan di desa, makin terbatasnya pemilikian lahan
pertanian, terbatasnya lapangan kerja, sarana dan prasarana pendidikan serta hiburan di
desa.
Faktor
penarik : upah di kota yang lebih tinggi dibandingkan dengan di desa, jumlah dan peluang pekerjaan
di kota yang lebih banyak dan bervariasi, sarana dan prasarana pendidikan dan hiburan yang lebih memadai.
·
Transmigrasi = perpindahan penduduk antarprovinsi di
Indonesia (untuk menyebarkan penduduk yang padat ke daerah yang masih jarang
penduduknya)
Perkembangan
politik
1.
Awal kemerdekaan
a.
Pembentukan struktur pemerintahan yang lengkap
·
Pengesahan UUD
1945
·
Pemilihan
Presdien dan Wakil Presiden
·
Pembagian
wilayah Indonesia
·
Pembentukan
kementrian
·
Pembentukan
Komite Nasional Indonesia
·
Membentuk
Kekuatan Pertahanan dan Keamanan
b.
Perubahan bentuk NKRI menjadi RIS
Pada
23 Agustus – 2 November 1949, KMB diselenggarakan di Den Haag, Belanda. Dalam
konferensi ini, Belanda mengakui RIS sebagai negara merdeka dan berdaulat. Hal
ini memberikan keuntungan dan kerugian untuk Indonesia.
Keuntungan
: Belanda mengakui secara formal kedaulatan penuh negara Indonesia di bekas
wilayah Hindia Belanda.
Kerugian
: Republik Indonesia yang semula berbentuk kesatuan harus berubah menjadi
negara serikat (wilayah Indonesia semakin sempit)
c.
Indonesia kembali menjadi negara kesatuan
Terbentuknya
RIS dianggap tidak sesuai dengan jiwa dan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945.
Sehingga tidak sampai 1 tahun setelah pembentukan RIS, muncul berbagai
pergerakan di negara-negara bagian yang hendak bergabung dengan RI untuk
mewujudkan NKRI. Oleh karena itu, dibentuklah UUDS 1950 sebagai pengganti
Konstitusi RIS. Pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS resmi dibubarkan dan
Indonesia kembali menjadi NKRI.
2.
Masa demokrasi
liberal dan terpimpin:
·
Pergantian
cabinet pada masa demokrasi liberal yang terjadi dalam waktu realtif singkat
·
Perubahan system
cabinet parlementer menjadi system cabinet presidensial.
3.
Order baru
Pemerintah melakukan beberapa perubahan
system politik di antaranya:
·
Penyederhaan
partai politik
·
Pelaksanaan
peran ganda (dwifungsi) ABRI
4.
Masa reformasi
Pemerintah melakukan reformasi pada
bidang politik di antaranya:
·
pemberdayaan
DPR, MPR, DPRD
·
reformasi di
bidang ideology Negara dan konstitusi
·
reformasi
lembaga kepresidenan dan cabinet
·
penghapusan
peran ganda ABRI secara bertahap
perkembangan ekonomi
1.
awal kemerdekaan
keadaan ekonomi Indonesia belum stabil. Hal
ini disebabkan oleh masalah- masalah
ekonomi yang terjadi saat itu. Misalnya, inflasi yang tinggi (hiperinflasi) dan blockade laut yang
dilakukan Belanda.
2.
demokrasi
liberal dan terpimpin
perekonomian
Indonesia masih menghadapi berbagai masalah ekonomi, seperti beban ekonomi dan keuangan yang harus ditanggung oleh
Indonesia sebagaimana yang disepakati
dalam KMB, deficit keuangan, serta upaya mengubah
struktur ekonomi colonial menjadi ekonomi nasional yang tersendat-sendat.
3.
Orde baru
Ekonomi Indonesia berkembang pesat.
Perkembangan ini berhasil dilakukan salah satunya karena didukung oleh
keberhasilan pemerintah dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan Negara.
4.
Orde reformasi
Indonesia tengah menghadapi krisis
ekonomi. Upaya mengatasi krisis yang dilakukan pada beberapa periode
pemerintahan di masa reformasi berhasil membuat ekonomi Indonesia menjadi
kembali stabil.
Perkembangan pendidikan
Upaya pengembangan pendidikan di
Indonesia sudah dilakukan sejak Indonesia merdeka hingga saat ini (masa
reformasi). Usaha-usaha tersebut antara lain:
a.
Pembentukan
Panitia Penyeidik Pengajaran Republic Indonesia.
b.
Penyusunan
konsepsi pendidikan yang dititikberatkan kepada spesialisasi pengetahuan teknik
yang sangat dibutuhkan oleh dunia modern.
c.
Pendirian
universitas baru di setiap ibu kota provinsi dan menambah jumlah fakultas di
unversitas-unversitas yang ada untuk memberikan kesempatan anak didik
menlanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
d.
Dimuncukannya
sebuah konsepsi pendidikan yang dikenal dengan sekolah pembangunan.
e.
Memprioritaskan
anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari anggarn pendapatan belanja
Negara dan perubahan kurikulum.
Perkembangan budaya
Dalam rangka melestarikan budaya nasional
Indonesia, pemerintah melakukan usaha pengamanan budaya dan seni melalui
inventarisasi, dokumentasi, dan penelitisn warisan budaya nasional, pembinaan,
dan pemeliharaan peninggalan-peninggalan purbakala, serta mendaftarkan budaya
nasional Indonesia ke UNESCO.